Senin, 28 April 2008

Pengenalan Tai Chi

Tai Chi Chuan merupakan seni melatih tubuh, energi, dan pikiran dengan hasil berupa kesehatan, panjang umur, pertahanan diri, kesegaran mental dan perkembangan spiritual.

Tujuan Tai Chi Chuan adalah untuk peningkatan fisik, keseimbangan emosional, perkembangan tenaga internal atau mengatur aliran energi tubuh.

Pengolahan spiritual juga didapatkan dari berlatih Tai Chi Chuan, sehingga mendapatkan kesehatan yang memancar, kegesitan yang anggun, serta kejernihan mental.

Tai Chi Chuan merupakan seni berperang, menggunakan kekuatan lawan untuk memukul diri mereka sendiri, “yang lunak mengatasi yang keras”, serta tetap tidak terluka meskipun kalah dalam pertarungan, “bergerak bersama momentum lawan”.
Tai Chi Chuan merupakan seni beladiri yang efektif untuk berperang, untuk mempertahankan diri dari segala bentuk agresi fisik.

Tai Chi Chuan merupakan system bertarung yang komprehensif sekaligus ringkas, yang terdiri atas :
· Memukul
· Menendang
· Melempar
· Mencengkram

Tai Chi Cuan dapat melukai lawan tanpa meninggalkan tanda apapun.

Sifat latihan tai chi dikondisikan untuk tenang, perasaan lawan tanding dikembangkan secara hakiki, menghindarkan keegoisan, menghindarkan prilaku agresif.

Seni perang tai chi mengalir bersama gerak lawan, sehingga harus rileks dan tenang dalam peperangan untuk menggunakan keterampilan dan teknik secara efektif.

Kekuatan mengalahkan lawan berasal dari energi internal, yang didapatkan dari kebebasan, kesenangan, serta prilaku spontan.

Pengembangan tai chi terletak pada kekuatan pikiran serta aliran tenaga intrinsik.

Tenaga anda akan berkembang jika anda tahu bagaimana menggunakan energi kosmis.

Tenaga yang anda latih secara internal akan menetap serta dapat dipergunakan untuk keperluan apa saja. Tenaga ini didapatkan dari meningkatkan pikiran melalui meditasi serta latihan tai chi chuan.

”Berpikiran jernih, watak santai serta menghindari kebrutalan”

Prisip lipat empat :
· Membedakan mana yang asli dengan yang palsu.
· Bernapas secara teratur.
· Menggunakan akal bukan kebrutalan.
· Rileks dalam bertindak.

Tenaga Internal seperti listrik, pukulan anda bukanlah palu tetapi merupakan jembatan yang menghubungkan lawan anda dengan tenaga internal didalam diri anda.

Jika anda mengatur napas, menggunakan akal, maka tenaga internal akan bertambah pada pukulan anda.

Aspek meditatif tai chi serta penekanan pada gerakan rileks akan menyebabkan kejernihan serta kejelasan pikiran, yang akan menghasilkan keanggunan, kewibawaan dan aliran energi yang harmonis.

Para praktisi tai chi biasanya mempunyai ciri :
· Percaya kemampuan diri
· Halus tutur katanya
· Rendah hati
· Toleran
· Membawa kedamaian bagi diri dan orang lain

Tai chi berarti ”Puncak Yang Besar” atau ”Kosmos”.

”Tai Chi lahir dari kehampaan, yang menghasilkan gerak dan ketenangan, dan merupakan induk yin dan yang. Ketika bergerak ia memisah, ketika tenang ia menyatu”

Konsep yin-yang merupakan pelambangan akan dua aspek yang berbeda, yang saling melengkapi atas segala sesuatu dialam semesta, baik berupa kebendaan atau merupakan konsep pikiran.

Konsep yin-yang merupakan dua aspek yang saling bertentangan tetapi saling memberi makna satu sama lainnya. Seperti tidak ada ”Atas” dan ”Langit” jika tidak ada ”Bawah” dan ”Bumi”. Tetapi keduanya tidak akan bermakna jika kita berada diluar angkasa. ”Bawah” dan ”Bumi” merujuk kepada yin.
”Atas” dan ”Langit” merujuk kepada yang.

Konsep yin-yang adalah konsep yang sifatnya relatif tetapi saling melengkapi, dan merupakan dua aspek dari satu kesatuan.

Konsep yin-yang diwujudkan dalam empat aspek tai chi chuan, yaitu :
· Bentuk
· Latihan Tenaga
· Penerapan
· Teori

Gerakan tai chi anggun dan berwibawa, pada murid gerakan lambat untuk mengembangkan aliran energi internal, tetapi untuk yang terampil gerakan menjadi cepat dan bertenaga. Lambat berwibawa melambangkan yin dan cepat bertenaga melambangkan yang.

Untuk hasil yang terbaik adalah keadaan yin-yang selaras, aspek yang diwujudkan dalam gerakan sirkuler dan eksternal, aspek yin diwujudkan dalam pengaturan pernapsan dan visualisasi.

Hasil terbaik tai chi chuan bukan dari berlatih tai chi sebagai konsep bela diri (Yang) atau berlatih tai chi sebagai konsep kesehatan (Yin) tetapi dari kedua – duanya yang selaras dan seimbang. Manfaat terbaik dibidang kesehatan didapat dari berlatih tai chi sebagai seni bela diri.

Latihan seimbang dan selaras akan membuat praktisi tai chi bebas dari penyakit emosional dan fisik, memiliki energi dan stamina yang melimpah serta tenang dan jenih dalam segala kondisi.

Konsep pertarungan tai chi adalah ”Jika lawan tidak bergerak , saya tidak bergerak, jika lawan bergerak maka saya bergerak lebih cepat”.

”Jika yin maka yin lebih banyak, jika yang maka yang lebih banyak”.

Jurus dasar tai chi biasa disebut 13 Teknik Tai Chi, ini terdiri :
8 Gerakan Tangan, yaitu :

  • Menangkis (Peng )
  • Memutar kebelakang ( Lu )
  • Menekan ( Qi )
  • Mendorong ( An )
  • Menyebar ( Lie )
  • Mengambil ( Cau )
  • Menyikut ( Zhou )
  • Bersandar ( Kao )

8 Gerakan diambil dari Bagua merupakan penyimbolan dari Surga, Bumi, Petir, Angin, Air, Api, Gunung dan Rawa dan 5 gerakan diambil dari Wuxing yang diwakili oleh Logam, Air, Kayu, Api, Tanah.

Keseimbangan pada tai chi adalah :
Ketenangan dan Gerak
Akal dan tubuh
Keterampilan dan penerapan

Mempraktikan jurus tai chi secara rutin harus diimbangi oleh masuk kedalam keheningan tai chi yaitu kuda – kuda atau meditasi duduk.


”Lagu Rahasia Untuk Pelatihan 13 Teknik”
oleh Wu Yu Xiang (1813 – 1880 )

Jangan meremehkan ketiga belas teknik,
Sumber kehidupan ada di pinggang
Perhatikan yang nyata dengan yang solid
Tanpa halangan chi mengalir dengan anggun
Diam dalam gerak dan gerak dalam diam
Sesuaikan menurut situasinya
Setiap teknik harus dibimbing oleh keinginan
Efisiensi perang akan dicapai dengan mudah
Sepanjang waktu perhatikan pinggang mu
Perut dipenuhi oleh chi dan tenaga
Punggung lurus dan penuh spirit
Seluruh badan rileks dengan kepala tegak
Perhatikan detil setiap gerak
Spontanitas membiarkan setiap gerakmu
Bimbingan guru diperlukan untuk membuka jalan
Jika diselesaikan ia tidak terbelenggu oleh aturan
Apakah yang sulit berkaitan dengan bentuk
Akal dan energi adalah raja
Apakah tujuan berlatih tai chi chuan
Kesehatan dan vitalitas serta musim semi abadi.
( Ntar Dikirim Gambar Le ... )

Asal Nama Nyong Nyong




Sebenarnya namaku bukanlah nyong nyong, nama ku adalah Rizki. Tetapi karena kata pertama yang bisa ku ucapkan untuk menyebut nama kucing ku adalah nyong nyong maka aku senang memanggil diriku sendiri dengan nama nyong nyong.

Ibu gak suka panggil aku nyong katanya entar malu kalau sudah gede, tapi sekarang aku senangnya dipanggil Nyong Nyong le..., gimana dong.

Senin, 14 April 2008

Bunga Tasbeh


Tasbeh (Canna indica L.) Tasbeh tumbuh liar di hutan dan pegunungan. Sering kali ditemukan sebagai tanaman hias di pekarangan atau di taman-taman.

Tasbeh atau sering disebut bunga kana berasal dari Amerika tropis dan bisa ditemukan dari dataran rendah sampai ketinggian 1.000 m dpl. Tumbuh subur ditempat terbuka atau sedikit terlindungi dari sinar matahari. Terna tahunan ini tumbuh tegak dengan tinggi mencapai dua meter, mempunyai rimpang tebal seperti umbi.

Daun tunggal, bulat telur memanjang, bertangkai pendek menjadi pelepah, ujung dan pangkal runcing, menyirip jelas, warnanya hijau atau merah tengguli, berlilin, panjang 25-70 cm, lebar 8-21 cm Bunga majemuk, muncul terminal, tersusun dalam rangkaian berbentuk tandan, mahkota bunga besar dengan warna-warna cerah seperti merah, kuning, dan dadu.

Buah berupa buah kotak, bentuk bola, dinding buah kasar, biji 3-5, bulat, keras. Perbanyakan dengan pemisahan anakan yang tumbuh di sekitar Induk. Sifat dan Khasiat Rimpang rasanya manis, sifatnya sejuk.

Berkhasiat penyejuk, pereda demam (antipiretik), peluruh kencing (diuretik), penenang (tranqullizer), dan menurunkan tekanan darah(hipotensif). Bunga berkhasiat hemostatis.

Kandungan Kimia Rimpang mengandung 6 substansifenol, 2 terpene, 4 koumarin, pati, glukosa, alkaloid, dan getah. Daun mengandung tanin dan sulfur. Bagian yang Digunakan Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah rimpang segar atau kering dan bunga keringnya. Indikasi

Rimpang digunakan untuk :


  • demam,
  • tekanan darah tinggi (hipertensi),
  • disentri kronis
  • wasir (hemoroid),
  • keputihan (lekore), dan
  • radang hati akut disertai kuning (hepatitis ikterik akut).

Bunga digunakan untuk :

darah haid banyak (metrorrhagia),
batuk darah.
Cara Pemakaian Rebus rimpang kering (15-30 g) atau yang segar (30-60 g), lalu minum.
Jika menggunakan bunga, rebus bunga kering (10-15 g), lalu minum.
Untuk pemakaian luar, cuci rimpang segar, lalu tumbuk sampai halus. Tempelkan ke tempat yang sakit, seperti luka berdarah, radang kulit bernanah, jerawat, memar, dan sakit kepala.

Minggu, 13 April 2008

Coto ku sayang soto ku kenyang

Nih ga kasi resep soto mie udang ala Pemangkat, ga jamin pasti uenak we ...

Bahan-bahan :

250 gr mie telor diseduh hingga cukup lunak
250 gr udang kupas sedang besarnya
150 gr tauge
8 buah tahu sumedang yang telah digoreng dipotong-potong
2 butir telur rebus
2 sdm bawang goreng
5 sdm bubuk kerupuk ( kerupuk udang yang telah digoreng dihaluskan )
2 sdm bawang daun diiris halus
1 liter air kaldu udang ( dari kulit udang direbus dengan api kecil
Minyak untuk menumis secukupnya.

Bumbu yang dihaluskan :

4 siung bawang putih
4 buah bawang merah
5 butir kemiri
1 sdm ketumbar dihaluskan
3 cm jahe
3 cm kunyit
1 sdt garam

Cara Membuat:

Tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum dan matang kemudian masukkan udang,tumis kembali hingga udang berubah warna.
Rebus kaldu hingga mendidih kemudian masukkan tumisan bumbu dan udang ke dalamnya, masak hingga matang.
Letakkan mie telur di dalam mangkok, tambahkan tauge, potongan tahu, udang, bubuk krupuk, bawang goreng daun bawang dan kuah soto. Sajikan panas-panas dan jika suka tambahkan air jeruk nipis atau cuka.

Hoooo ... Hoby ku Mie Ayam ..


Karena hoby yah dikit banyak kan g wajib bisa buat mie ayam nih .. caranya ...

Bahan:
1/2 kg mie ayam (siap dibeli di pasar)
100 ml Minyak ayam
100 ml Kecap asin
300 gr Daging ayam direbus dan dipotong kotak
3 sdm Kecap manis
2 sdm Kecap Ingris
2 batang Daun bawang dirajang
Caisin, penyedap dan bawang goreng secukupnya.

Bumbu yang dihaluskan:

3 siung Bawang putih
5 buah Bawang merah
1 sdt Ketumbar
3 cm Kunyit
3 cm Jahe
4 butir Kemiri

Bahan Kaldu:

2 liter Air
1/2 kg Tulang ayam
1 sdt Garam
1/2 sdt Lada bubuk

Cara membuat :

Kaldu: air direbus hingga mendidih, masukkan tulang ayam, rebus dengan api kecil hingga kaldu beraroma harum. Tambahkan lada bubuk dan garam.
Tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum dan matang, masukkan ayam, tumis hingga bumbu menyerap ke dalam ayam,tambahkan penyedap, tumis sebentar, angkat, sisihkan.

Masukkan 2 sdm minyak ayam ke dalam mangkok, 1/4 sdt penyedap.
Rebus mie dan caisin yang telah dirajang hingga matang, angkat dan letakkan di dalam mangkuk yang telah terisi dengan bumbu, masukkan ayam 2 sdm.
Taburkan bawang goreng dan daun bawang yang telah dirajang.

Catatan:

Kunci kelezatan mie ayam ada pada minyak ayamnya.
Cara membuat: ambil kulit ayam dan lemaknya, panaskan dengan api kecil diatas penggorengan, tambahkan 2 siung bawang putih digeprak, panaskan hingga seluruh minyak keluar dari kulit dan lemak ayam, minyak siap untuk digunakan.

Obat - Obattan............ Bosan

Ada banyak jenis obat - obatan tradisional, skarang kita lihat jahe merah dulu yah sayang ....

Beberapa Ramuan Jahe Merah

1. Untuk Atasi Rematik

Ramuan 1:
Siapkan jahe merah segar 20 gram, temulawak 20 gram, cabe jawa 20 gram, kumis kucing 30 gram, daun komfrey 30 gram, dan air untuk minum 4 gelas.
Semua bahan dicuci bersih, rajang atau diiris tipis, lalu direbus. Tunggu hingga air rebusan tersisa 2 gelas, kemudian saring.
Minum 2 kali pada pagi dan sore hari, sekali minum 1 gelas. Agar rasanya lebih segar, tambahkan 2 sendok makan madu dan perasan jeruk nipis.

Ramuan 2:
Siapkan jahe merah segar 20 gram, daun dewa segar 30 gram, irisan kering mahkota dewa 20 gram, daun meniran segar 30 gram, daun sendok 30 gram, dan air untuk minum 4 gelas. Semua bahan dicuci bersih, diiris atau dirajang kecil-kecil, lalu direbus. Tunggu hingga air rebusan tersisa 2 gelas, kemudian saring.
Minum 2 kali sehari pada pagi dan sore hari, sekali minum 1 gelas. Bila suka, tambahkan madu.

2. Untuk Atasi Keropos Tulang

Siapkan jahe merah segar 20 gram, kacang hijau 30 gram, biji cengkih 10 gram, kapulaga 10 gram, merica 15 gram, kayumanis 20 gram, dan air 4 gelas.
Bahan-bahan dicuci bersih dan dilumatkan atau dimemarkan. Rebus hingga air rebusan tersisa 2 gelas, kemudian disaring. Minum 2 kali sehari pada pagi dan sore hari setelah makan. Sekali minum 1 gelas. Agar rasanya nikmat, bisa ditambahkan 2 sendok makan madu.

3. Untuk Atasi Asma

Siapkan jahe merah segar 20 gram, daun sambiloto 30 gram, daun randu 30 gram, daun lampes 20 gram, dan air untuk minum 4 gelas. Semua bahan setelah dicuci bersih, diiris atau dirajang kecil. Rebus hingga air rebusan tersisa 2 gelas, lalu saring.
Minum 2 kali sehari pada pagi dan sore hari setelah makan. Sekali minum 1 gelas. agar rasanya segar, bisa ditambahkan madu dan perasan jeruk nipis.

4. Untuk Atasi Stroke

Siapkan jahe merah 20 gram, mengkudu 40 gram, pule pandak 20 gram, daun dewa 30 gram, daun ciremai 20 gram, air untuk minum 4 gelas. Setelah semua dicuci, dirajang atau diiris. Rebus dengan air 4 gelas hingga air rebusan tersisa 1,5 (satu setengah) gelas, kemudian saring.Minum tiga kali pada pagi, siang, dan sore setelah makan. Sekali minum _ (setengah) gelas.

5. Menambah Gairah Seks

Siapkan jahe merah 15 gram, gingseng 30 gram, cabe jawa 20 gram, lada hitam 20 gram, air untuk minum 4 gelas. Semua bahan dicuci, direbus hingga air rebusan tersisa 2 gelas kemudian disaring.
Minum 2 kali pada pagi dan sore. Sekali minum 1 gelas. Bisa tambahkan kuning telur 1 butir dan 2 sendok makan madu murni. Aduk hingga merata sebelum diminum.

Catatan : Agar lebih aman, tetaplah berkonsultasi dengan ahli tanaman obat atau ahli penyembuhan herbal.